BIDADARI KECILKU

Anakku sayang,

telah 3100 hari berlalu,

tanpa kehadiranmu dalam pelukanku.

Tak sesuai janjiku padamu,

tetes-tetes air mata,

masih tak dapat kubendung.

Anakku sayang,

betapa rindu hati ini,

untuk dapat memelukmu lagi,

untuk dapat melihat senyummu lagi.

Untuk dapat tenggelam

dalam hitamnya bola matamu

ketika mama memandangmu.

Karena engkau,

mama mengenal

ada pagi setelah malam,

ada pelangi setelah hujan

ada asa setelah keputusasaan

ada senyum setelah tangisan

ada kehidupan setelah kematian.

Anakku sayang,

mama percaya,

bukan lagi mama yang memberimu pelukan hangat

tapi….

Tuhan Yesus sendirilah yang kini memelukmu dengan hangat

Anakku Sayang,

betapapun besarnya cinta mama kepadamu,

tapi mama harus berani berkata

“berbahagialah di surga bidadari kecilku yang tampan dan baik hati.”

— Ineke H —

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s