Temani Aku

Maukah kau temani aku mengarungi dunia yang kelam ini?

Di kala sepi menyertai malam tanpa bintang,

kehadiranmu dan senyummu menyadarkanku.

Kaulah matahari dan bintangku.

Maukah kau temani aku, duduk menanti fajar harapan di keheningan malam?

Di kala rasa sakit karena asa yang tak tergenapi.

Senandungmu hadir bagai pelita hati,

di kala malam-malam panjang tanpa lelap.

Kedalaman kasihmu mengingatkanku, aku tak sendiri,

masih ada asa dalam lengkung cahaya pelangi.

Maukah kau temani aku di kelelahan hari yang panjang?

Ketika keangkuhan dan kesombongan menorehkan luka,

ketika mata hati mereka sudah tertutup oleh keserakahan.

Kau ada disana dengan kemurnian hatimu.

Maukah kau temani aku?

—Ineke H—

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s