Biarkanlah Aku Pergi

Biarkanlah aku pergi dalam damai, kekasihku.

Aku sudah berhasil menjadi pemenang dari semua kesakitan dan kedagingan yang telah diberikan oleh dunia.

Jangan halangi aku, biarlah aku terbang dengan kedua sayapku karena Sang Kehidupan sudah memanggilku. Aku takkan menunda perjalananku kali ini. Aku akan menikmati berbaring di atas perahu bambu menikmati bintang-bintang, nyanyian burung-burung malam dan semilir angin yang menggerakkan perahuku dengan tenang ke hulu.

Biarlah kunikmati kebebasan pikiranku akan kecemasan dan tubuhku beristirahat dalam kedamaian. Biarkan aku tidak bermimpi buruk lagi dan aku akan terbangun dalam fajar dan matahari baru.

Ijinkan aku memelukmu sekali lagi dan membawa wangi tubuhmu dalam ingatanku dan berilah ciuman harapan bahwa di satu masa nanti segala cita-cita dan asa kita akan terwujud dalam keindahan taman bunga.

Jangan bersedih kekasihku. Jangan teteskan air matamu mengantar kepergianku, agar nirwana membuka pintunya lebar-lebar untukku karena aku pergi dengan kerelaanmu. Jangan ada pula kepahitan dan kegetiran yang akan kau ingat dari kisah cinta yang sudah kita ukir bersama. Jangan kau kerutkan keningmu, karena jika angin lewat dan melihatmu mengerutkan kening, dia akan menolak menerbangkan bunga-bunga cinta yang sudah kita semai bersama.

Hari-hariku yang penuh kesedihan telah berakhir, aku melayang ringan dalam cahaya putih. Kehendak Sang Pemilik Kehidupan lah yang kini menguasaiku. Tak ada seorangpun yang bisa tawar menawar dengan sang ajal.

Aku mencintaimu ketika aku hidup dan aku akan tetap mencintaimu ketika aku mati. Dan jiwaku akan senantiasa menjadi malaikat pelindungmu.

 

—Ineke H—

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s