Kebahagiaan dan Kedukaan

Kebahagiaan dan kedukaan seperti saudara kembar yang duduk bersebelahan tak terpisahkan dalam hatiku.

Ketika aku tengah merasakan kebahagiaan, kedukaan duduk diam-diam menunggu, sedikit tersembunyi dalam gelak tawa dan ketika tawa terakhir menghilang, kedukaan dengan malu-malu mulai menegakkan kepalanya untuk mempersembahkan airmata.

Semakin dalam  kugali lubang kedukaan di hatiku maka akan ada sepercik air kebahagiaan yang keluar merembes perlahan menghilangkan dahagaku akan sebuah tawa.

Bukankah ketika  kunikmati gaun malam suteraku yang indah dan bergemerisik seperti bunyi angin, ada ribuan ulat sutera yang berubah menjadi kupu-kupu dan ada peluh penenun yang menenun siang malam menjadikannya kain yang sungguh indah?

Bukankah bila kudengarkan bunyi alunan denting gitar yang membuatku terbuai dalam dekapan kekasih berasal dari kayu yang digergaji?

Kebahagiaan yang kurasakan adalah hasil dari langkah-langkah tertatih menembus jalan kedukaan penuh keputusasaan yang pada masa lalu pernah kurasakan sebagai kebahagiaan.

Kebahagiaan dan kedukaan bergantian menyapaku, bila yang satu tengah memelukku maka yang lain tengah beristirahat menunggu dalam bilik-bilik hatiku.

Seperti pendulum, kebahagiaan dan kedukaan bergoyang ke kanan ke kiri tanpa henti.

Aku mendambakan kebahagiaan dan kedukaan agar jiwaku tak kosong, karena bukankah dia yang berjiwa, berpikiran dan bermata kosong adalah dia yang tidak mendambakan kebahagiaan dan kedukaan.

Hanya kumohonkan pada Sang Pemilik Kehidupan, ijinkan aku memiliki kebahagiaan lebih lama dari kedukaan.

—Ineke H—

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s