Tanda-Tanda Akut Seorang Ibu

Anda merenungi gambar cakar ayam di kertas putih yang dikatakan oleh anak Anda bahwa itu gambar mama, papa dan aku lalu dengan bangga menunjukkan gambar itu pada orang-orang lain.

Anda ingin mencekik seorang anak yang telah merusak mainan kesayangan anak Anda dan membuatnya menangis tersedu-sedu.

Anda tidak tidur semalaman hanya memperhatikan dada kecil anak Anda tetap naik turun.

Anda terus memegang tangan anak Anda ketika dia demam, agar Anda dapat memastikan dengan pasti apakah suhunya tambah naik ataukah sudah turun.

Anda hanya bisa menggunakan kamar mandi untuk bersembunyi agar dapat memiliki waktu bagi diri sendiri.

Anak Anda ingin muntah dan Anda menyediakan tangan Anda untuk menampung muntahannya.

Anda menyedot hidung anak Anda yang tengah pilek, karena dia kesulitan bernafas.

Anda menguasai pengaturan waktu dengan sangat efisien untuk tidur, memandikan anak, membuat sarapan, mengantar sekolah, mengambil cucian di laundry, pergi ke pasar, memasak, membersihkan rumah, menyetrika, mencuci, menjemput sekolah, mengantar les, menyiapkan makan malam, membantu belajar, membacakan cerita sebelum tidur, berdoa sebelum tidur dan akhirnya tidur lagi.

Anda menguasai dengan tingkat keahlian super “Seni mengajarkan anak ke kamar mandi” , “Seni menyediakan makanan sehat tanpa bahan pengawet” dan “Seni membujuk anak untuk makan sayur.”

Anda bertekad untuk mencintai anak Anda sampai mati, bahkan membayangkan anak Anda jatuh cinta dan memiliki pacar, sudah membuat Anda ingin pingsan.

Ketika suami Anda meminta Anda untuk membuatkan roti lapis coklat, Anda memotong-motongnya dalam bentuk aneh, seperti ketika Anda membuatkan untuk anak Anda.

Anda menutup telinga anak Anda rapat-rapat ketika di keramaian ada orang memaki menggunakan kata-kata kotor.

Anda menunggu-nunggu hari pertama dia masuk sekolah, namun merasakan kehampaan ketika dia ada di sekolah.

Anda menjadi panitia untuk outbound sekolah anak Anda, padahal Anda sangat tidak menyukai kegiatan di luar ruangan.

Anda merindukan waktu tidur yang panjang dan tidak dibangunkan oleh ciuman basah di mulut Anda yang memaksa Anda untuk bangun, namun Anda tetap terbangun dengan ciuman basah di mulut Anda.

Anda mendoakan setiap hari tanpa henti untuk keselamatan anak Anda.

Anda ikut menangis bersamanya dan ikut tertawa terbahak-bahak bersamanya.

Mata dan hati Anda 24 jam hanya tertuju pada anak Anda.

Tidak ada hal lain di dunia ini yang kuinginkan selain menjadi ibu.

 

—Ineke H—

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s