P e m b o h o n g

I.

yzcvxhgfdkjytglkjh;

Kau keluarkan kata-kata tanpa makna, kebohongan demi kebohongan meluncur mulus dari lidah lengketmu menjanjikan kemanisan tipu-tipu.

II.

tysdfghjklxcmnbcx;

Aku terpana terkagum terheran terkesima melihat keberanianmu ketegaanmu kepandaianmu mengatakan tipu-tipu, entah untuk yang ke berapa kali. Kau pikir, aku adalah pandir tanpa otak yang bisa kau bodohi begitu saja.

III.

hjgfskldhgjsdghjkjhjkd;

Dari seribusatu kebohonganmu, kuminta dengan sangat katakan satu saja hal yang masuk akal padaku. Bisakah?

IV.

tysdfghjgdfhklkmjsn;

Kata-katamu berserakan sepanjang langkahmu, ingin kupunguti satu demi satu dan merangkainya kembali dengan benar.

 

—Ineke H—

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s