Kerendahan Hati adalah Kunci Ketenangan Batin

Siapa yang rendah hati dia akan memiliki ketenangan batin. Karena kerendahan hati menghasilkan ketenangan batin dan ketenangan batin kita dapatkan bila kita selalu rendah hati. Semakin Anda membuktikan kehebatan diri, maka semakin sukarlah Anda menemukan ketenangan batin. Semakin Anda membuktikan kehebatan diri, selalu akan ada orang lain yang lebih hebat dari Anda. Di atas langit selalu ada langit.

Salah seorang teman saya, selalu membanggakan anaknya sebagai anak yang pandai, berbakat, tahu diri, sayang pada orang tua, tidak suka menghambur-hamburkan uang dan kehebatan lainnya. Anaknya adalah sempurna. Bahkan kesempurnaan yang terasa tidak nyata. Semakin dia membanggakan kehebatan anaknya, semakin terasa semua yang dikatakannya hanyalah ketidaknyataan. Mungkin teman saya menganggap, orang yang diajak bicara adalah orang yang tidak mengerti apapun.

Mengatakan kehebatan diri adalah suatu hal yang berbahaya. Membutuhkan energi, perhatian dan konsentrasi yang luar biasa untuk terus menerus menunjukkan prestasi Anda maupun anggota keluarga Anda dan menyombongkannya di depan orang-orang. Berusaha meyakinkan orang lain terus menerus bahwa betapa hebatnya Anda ataupun anak Anda sebagai pribadi, sungguh melelahkan.

Selalu menyombongkan diri akan menghilangkan perasaan positip akan suatu pencapaian yang sudah Anda raih selama ini. Dan tanpa Anda sadari, beberapa orang akan membicarakan di belakang Anda, betapa menyedihkannya usaha Anda untuk terus-menerus “tampil” sebagai pribadi yang tidak percaya diri dengan terus menerus menyombongkan diri.

Kebanyakan orang-orang menginginkan bergaul dengan mereka yang lebih “tenang” yang tidak terus menerus mencari pembenaran akan pencapaian dirinya. Orang-orang akan merasa nyaman berteman dengan mereka yang sungguh “membumi”, orang yang menyadari betul kelemahan dan kelebihan, tidak selalu membuat diri terlihat baik atau hebat, atau selalu mencari kesempatan untuk menjadi pemenang dalam setiap percakapan. Orang-orang lebih menyukai mereka yang membagi cerita dengan tulus dan penuh cinta yang keluar dari kerendahan hatinya.

Dengan mudahnya kita akan tergelincir pada kesempatan untuk menyombongkan diri dalam suatu percakapan dengan teman-teman atau dalam pertemuan keluarga. Kita bisa melatih untuk tidak selalu menyombongkan diri yaitu dengan menahan diri apabila dorongan untuk menyombongkan diri mulai timbul. Anda bisa dengan mulai menghela nafas panjang, dan mulai berpikir, “Apakah gunanya menyombongkan diri bagi saya? Apakah setelah menyombongkan diri, saya akan mendapatkan kepuasan atau yang saya dapatkan hanya perasaan gelisah dan tidak tenang?” Dan setelah dorongan untuk menyombongkan diri itu perlahan hilang, Anda bisa mulai mendapatkan ketenangan batin yang perlahan akan masuk ke dalam hati Anda. Teman-teman yang pada akhirnya akan mendengar kehebatan Anda tanpa Anda menyombongkan diri, akan sangat terkesan oleh kerendahan hati Anda. Dan buat Anda, Anda akan memperoleh ketenangan batin dan kepuasan tersendiri.

Jadi mulailah untuk rendah hati.

—Ineke H—

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s