Milikilah Selera Humor dan Tertawalah

Adalah sesuatu yang mustahil bagi kita untuk tertawa dan marah di saat yang bersamaan. Marah dan tertawa adalah dua hal yang saling bertolak belakang, berbeda satu dengan yang lain, namun Anda punya kuasa untuk memilih ingin marah atau tertawa.

Banyak istilah yang dibuat untuk menggambarkan tawa; Tawa merupakan matahari dalam jiwa, jendela dalam jiwa, penyegar bagi jiwa, tanpa tawa hidup Anda akan kering, gersang dan tidak bertumbuh.

Winston Churchill, perdana menteri Inggris pada jaman Perang Dunia II, pernah bertutur,”Saya yakin, Anda tidak pernah bisa menghadapi hal yang paling serius di dunia ini, kecuali jika Anda sudah memahami hal yang paling lucu terlebih dahulu.”

Anda bisa saja menjalani kehidupan dengan sangat serius tanpa selera humor sama sekali, bila itu pilihan yang Anda inginkan. Tapi cobalah Anda perhatikan teman-teman di sekitar Anda, mungkin ada satu atau dua karakter yang menonjol yang memiliki selera humor, dan biasanya mereka terlihat lebih sehat dan berseri-seri. Orang yang mudah tertawa akan tergerak untuk membantu orang lain untuk tertawa juga. Membuat suasana kumpul-kumpul menjadi lebih meriah. Sungguh menyenangkan berada dalam kelompok yang mudah tertawa.

Dalam membuat suatu keputusan, merencanakan sesuatu Anda akan dihadapkan pada pilihan untuk tertawa atau untuk marah. Bila Anda memutuskan memilih tertawa maka Anda akan mengisi saat-saat itu dengan kebahagiaan, tapi bila Anda memilih untuk marah maka Anda akan tenggelam dalam kegelisahan, kesedihan dan kekecewaan.

Anda perlu mundur sebentar dari keseriusan Anda dalam menghadapi hidup dan mulai berpikir, apakah ini semua terlalu serius hingga terkesan konyol? Ingatkan selalu diri Anda bahwa tidak adanya tawa akan menyebabkan masalah lain yang lebih serius, di samping itu akan menyebabkan ketegangan suasana di sekitar Anda. Mengapa membuang-buang waktu Anda untuk selalu marah, padahal Anda tahu bila tertawa itu sungguh menyenangkan?

Tertawa adalah pilihan, dan keputusan yang diambil oleh diri pribadi karena ingin tertawa. Tertawa adalah merdeka dan bebas, dia berdiri sendiri dan tidak bergantung pada apapun. Jadi Anda tidak perlu mencari alasan untuk tertawa atau menunggu perintah untuk tertawa. Melihat kehidupan di sekeliling Anda dan di dunia ini, Anda tinggal memutuskan apakah Anda ingin menyimpan kemarahan atau mulai menumbuhkan rasa humor dan mulai tertawa.

Saya adalah pribadi yang serius dan jarang tertawa di masa remaja dan dewasa awal. Seingat saya, saya jarang tertawa terbahak-bahak dengan lepas. Sampai suatu hari, saya bertemu dengan seorang teman yang sangat humoris dan selalu bisa menemukan hal-hal lucu dalam setiap kejadian atau peristiwa. Setelah banyak mengenalnya, saya melihat dengan kemampuan dirinya untuk memandang segala sesuatu secara ringan dan penuh humor, hidupnya terasa menyenangkan, ceria dan dia terlihat lebih muda daripada usia sebenarnya. Sejak saat itu, gaya humorisnya mulai menulari saya, meski di saat-saat tertentu, saya masih kembali menjadi orang yang serius. Saya terus berusaha untuk bisa melihat humor dan kelucuan setiap harinya. Ternyata memandang segala peristiwa dengan selera humor, bukan main enaknya. Saya menjadi mudah tertawa dan merasa geli pada hal-hal lucu atau bahkan yang serius di sekitar saya. Saya tidak lagi berpikir bahwa sesuatu itu lucu atau tidak, berpikir apakah saya ingin tertawa atau tidak. Saya hanya tertawa. Karena tertawa itu sungguh menyenangkan.

—Ineke H—

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s