Bunyi-bunyian Malam

Mentari mulai terbenam di cakrawala membawa terang bersamanya menyimpannya untuk esok hari.

Malam menjelang dan bulan masih malu-malu.

Malam akan sangat dingin  yang akan diingat dari bunyinya bukan pemandangannya.

Bunyi teredam langkah sepatu di tanah becek setelah hujan. 

Kemeresek dedaunan yang tersenggol hewan malam keluar dari sarangnya untuk mencari mangsa.

Dengung kendaraan di kejauhan diselingi bunyi klakson.

Cuitan burung walet mencari tempat untuk bermalam.

Bunyi sapaan  uhuu uhuu dari kukukbeluk di antara pepohonan.

Embikan kambing dan lenguhan sapi dalam kandang di pinggiran desa.

Desau angin yang membawa udara dingin.

Suara percakapan malam yang teredam dalam kelelahan menjalani hari.

Bunyi-bunyian malam seperti malam-malam lain yang selalu kuingat;

Ketika sangat merindukanmu.

 

—Ineke H—

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s