Kisah Seekor Kepiting Yang Tidak jadi Mati Karena Terselamatkan Dari Tangan Nelayan Yang Ingin Menangkapnya

Kugerakkan ke delapan kakiku membabi buta dalam genangan air di tumpukan koral, air masuk menusuk mata yang berkerjapan menahan perih

insangku serasa ingin meledak karena nafas memburu bercampur dengan air laut yang masuk di sela nafas

lumut dan akar-akar bakau menjerat menjebak membelit bulu-bulu halus di kaki

air laut terasa mengkhianati surut bersama ombak yang kembali ke lautan bersekutu dengan nelayan tua

diselamatkan oleh angin kencang menebarkan kepulan asap dan butir debu halus yang menggelitik lubang hidung nelayan membuatnya berbangkis

tangan yang terjulur ingin menangkapku kini diusapkan ke hidung

geliat langkah ke delapan kakiku bergegas masuk ke laut dalam

menekuri serpihan kayu, pecahan kerang dan koral, kuhela nafas panjang

kali ini aku beruntung, entah kali esok.

 

—Ineke H—

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s