Kedukaan

 

Tahun yang berlalu, memutihkan rambutku;

Kemarau datang pepohonan tetap berdiri kokoh dengan tabah dan keras kepala.

Kutanyakan pada dedaunan kuning yang rontok perlahan,

“Apakah hatimu digerogoti juga oleh kesedihan seperti hatiku?”

Mengharapkan hujan bagai mengharapkan sebuah tawa di kedalaman duka.

 

—Ineke H—

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s