Perasaan Buruk Akan Mempengaruhi Hari Anda

Suasana hati adalah sesuatu yang rumit, susah diperkirakan dan berubah-ubah. Hidup terasa menyenangkan bila kita bangun di pagi hari dengan suasana hati yang enak dan gembira. Hubungan dengan pasangan Anda dan orang-orang terdekat Anda pun menjadi menyenangkan, Anda merasa puas, aman dan dicintai. Akibatnya, dengan mudah Anda dapat mengingat hal-hal yang baik-baik saja dari pasangan Anda dan orang-orang terdekat Anda. Bahkan Anda dapat menertawakan kesalahan-kesalahan kecil sebagai humor hari ini. Tidak ada hubungan yang sempurna dan terbebas dari masalah, namun Anda dapat menyikapi semua dengan perasaan cinta dan memandang semua kekurangan sebagai sesuatu yang tak berarti. Dan berusaha terus melihat segala hal-hal yang positipnya saja. Rasa maklum yang memang didasari kasih ini akan meluas pada pandangan bahwa itulah keunikan dari setiap orang yang Anda kenal.

Terkadang beberapa kesalahan kecil dan kekesalan apapun dari pasangan atau orang-orang di sekitar Anda dengan mudah Anda maafkan, dan berkompromi dengan mengatakan, bahwa Andapun tidak luput dari kesalahan. Anda segera melupakannya dan tidak memperpanjang masalah. Anda sungguh yakin bahwa bersikap defensif tidak ada gunanya, karena pada akhirnya hanya akan melelahkan Anda sendiri. Bahkan Anda mampu mengoreksi diri sendiri, karena punya andil pada kesalahan atau pertengkaran yang terjadi. Anda mengenang dan mengingat masa-masa lalu yang bahagia dan menjadikan itu sebagai alasan Anda untuk tidak mempermasalahkan masalah-masalah kecil yang akan menimbulkan pertengkaran pada pasangan atau orang-orang terdekat di sekitar Anda.

Namun, cobalah bila Anda bangun di pagi hari dan Anda terganggu dengan suasana hati Anda yang sedang murung, cemas, uring-uringan, kesal ataupun tertekan. Maka segala yang indah di atas tidak akan indah lagi. Terutama yang berkaitan dengan pasangan Anda atau orang-orang terdekat Anda. Anda merasakan ketidakpuasan, mengorek-ngorek masalah dengan tanpa alasan. Merasa terganggu hanya karena sebab yang kecil saja. Anda hanya mengingat hal-hal yang buruk dari pasangan atau orang terdekat Anda. Anda kehilangan kemampuan untuk menghilangkan kesenjangan komunikasi yang biasanya mengalir dengan lancar. Bagi Anda yang terlihat hanyalah kelemahan dan keburukan saja. Bahkan Anda bersikap defensif dan keras kepala. Yang pada akhirnya hanya akan menimbulkan pertengkaran dan perselisihan. Tidak ada lagi memori yang indah, yang ada hanyalah ingatan-ingatan yang buruk.

Suasana hati sungguh membingungkan. Bukan hanya Anda yang mengalaminya, pasangan Anda dan orang-orang terdekatpun mengalaminya. Orang-orang yang kita hadapi setiap hari adalah orang yang sama, dengan kebiasaan dan tingkah laku yang sama, namun karena suasana hati Anda berubah, maka berubah pulalah perspektif Anda pada mereka. Buruknya perasaan Andapun akan dapat mengubah penilaian, perspektif dan rasa cinta bahkan ingatan indah Anda.

Meskipun suasana hati memiliki kekuatan untuk mengubah cara Anda memandang pasangan Anda dan orang-orang terdekat Anda, namun harusnya Anda memiliki kekuatan untuk memberi ruang bagi hati dan pikiran Anda untuk membuat tanggapan yang berbeda, dan berusaha memaklumi dan bersabar karenanya. Andapun belajar untuk tidak segera bersikap defensif, marah-marah, kesal, cemburu, atau cara-cara reaktif lainnya yang langsung Anda perlihatkan ketika menghadapi masalah dalam suasana hati yang buruk. Cobalah berkomunikasi sekejab dengan diri Anda sendiri sebelum mengeluarkan reaksi yang negatif, seperti,”Suasana hatiku sedang buruk, dan aku tidak bisa memandang segalanya dengan jernih.” atau “Aku sering berpikiran yang buruk-buruk dalam suasana hati yang demikian, maka sebaiknya aku menahan diri.” Hindarkan untuk sesegera mungkin mengambil tindakan yang drastis atau bahkan memutuskan hubungan dengan pasangan ataupun orang terdekat Anda. Jangan juga langsung memberi ultimatum bahwa,”Pasanganku adalah pasangan yang terburuk di dunia dan aku menyesal menjadi pasangannya.”

Menyadari bahwa perasaan yang buruk akan membawa Anda pada hari yang buruk, putusan yang buruk, cara pandang yang buruk dan yang akan Anda sesali satu hari nanti akan menghindarkan Anda pada rasa frustrasi, tertekan dan cemas. Sebaiknya Anda segera mengganti dengan sikap yang lebih pengertian dan tidak langsung bereaksi pada apapun yang mengganggu Anda di “hari dengan perasaan yang buruk”.

Alangkah lebih baiknya bila pasangan atau orang-orang terdekat membentak Anda, maka alih-alih marah dan langsung menyerang balik, ingatlah rasa cinta dan kasih yang selama ini Anda miliki pada pasangan atau orang-orang terdekat Anda. Dan mengingat bahwa orang lainpun kadang-kadang memiliki “hari dengan perasaan yang buruk”.

Memahami perubahan suasana hati, bukan berarti Anda diperbolehkan untuk berperilaku buruk dan pura-pura bahwa semuanya baik-baik saja dan ini semua hanya dikarenakan perasaan buruk. Dan juga Anda diperbolehkan juga diperlakukan buruk oleh orang lain dengan alasan di atas. Namun, Anda dapat memaklumi dan membuat hati lebih lapang daripada meributkan masalah-masalah kecil. Anda meyakini bahwa di saat yang lain pada perasaan yang lebih baik maka kejadian-kejadian yang tidak mengenakkan akan dihadapi dengan pikiran dan sikap yang lebih jernih.

Masalah-masalah yang terjadi tetap ada, tak peduli bagaimana suasana hati Anda pada saat dia terjadi. Hanya saja dengan mengubah suasana hati, Anda akan lebih mudah menghindari efek negatif yang akan ditimbulkan bila Anda menghadapi dengan perasaan yang buruk. Bersabarlah sebentar, hela nafas panjang perlahan dan berkali-kali, biarkan pikiran Anda menjadi tenang dan mulai mengubah perspektif dari sudut pandang yang lain. Jangan mencoba memberi komentar apapun dulu, apalagi komentar negatif. Maka, Anda akan bersyukursetelahnya, bahwa keadaan bisa jadi lebih terkendali.

Setelah Anda mendapat ketenangan, maka tanpa Anda sadari, Anda akan lebih rileks, pikiran Anda pun tidak sibuk menganalisa macam-macam, dan akhirnya Anda akan bebas dan merasa tenang untuk mengambil keputusan apapun dengan lebih bijak. Setelah Anda tenang, Anda akan menyadari pula bahwa hal-hal yang membuat Anda tadi hampir marah, sebenarnya sudah selesai, hampir selesai atau tidak segawat tadi. Dengan demikian Anda akhirnya akan mengambil keputusan yang menyenangkan dan tidak disesali di kemudian hari.

 

Salam, Ineke H

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s