Hujan dan Angin

Hujan adalah temanku dan angin adalah sahabatku.

Dalam kesejukan kami bersatu berbagi cerita tentang kepedihan karena orang-orang tersayang.

Hujan melembutkan hatiku yang tengah dilanda kemarahan.

Angin menghapuskan kesedihan dari wajahku karena kebohongan.

Ketika fajar datang, hujan menyanyikan nyanyian cinta di telingaku dan angin merangkulku dengan pelukan kerinduan.

Akupun larut dalam pelukannya karena dadanya begitu sejuk menenangkan. Menyejukkan kegelisahan dan kekecewaanku.

Dan dalam keheningan malam aku dihibur dengan dihadirkannya bintang-bintang cemerlang ketika aku terjaga dari mimpi buruk.

Bersamanya kulalui hari-hari gelapku.

Aku mungkin lelah, tapi aku tetap hidup.

Karena hujan dan angin tak pernah mengecewakanku.

—Ineke H—

Advertisements

One thought on “Hujan dan Angin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s