Benih Kebencian

Broken-Heart-Photo

 

Dia telah menanamkan benih kebencian di hatiku;

Tahun berlalu dan akarnya sudah menjalar ke seluruh pembuluh darahku, tumbuh subur memenuhi dadaku.

Harusnya ku tak biarkan benih itu tumbuh, agar hatiku tetap seputih sediakala.

Bujuk rayu dan hawa nafsu telah membutakan nuraniku.

Hingga kulepaskan genggaman erat sang penjaga yang selama ini menjagaku dalam ketaksempurnaannya.

Kukira dia mencintaiku.

Dia yang telah menanamkan kebencian di hatiku, kini berjalan pergi dengan angkuhnya.

Meninggalkanku dalam kubangan berkerak kebencian yang menguarkan bau memualkan.

Tak tahu lagi pada siapa benih kebencian ini harus kutujukan?

 

—Ineke H—

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s