Aku Adalah Penonton

Aku hanya ingin menjadi penonton.

Penonton yang hanya sibuk menonton. Dan akan kututup mulutku agar tak berkomentar apapun.

Karena sesungguhnya yang kutonton adalah manusia seperti diriku juga.

Nuraniku adalah nurani mereka juga.

Bila mereka berdosa, akupun tak bersih dari dosa.

Kalau mereka berbuat baik, aku turut bangga.

Bila mereka jatuh, aku pun turut berempati dan kubantu mereka untuk bangkit, dan bila mereka bangkit akupun akan merayakan kebangkitan mereka.

Mereka pengasih, akupun pengasih.

Mereka menghujat, aku hanya dapat merenung nelangsa.

Sebelum aku berkata-kata, akan kuperiksa dulu diriku sendiri, sudah pantaskah?

Maka lebih baik aku diam dan hanya menonton.

Karena aku adalah penonton.

—Ineke H—

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s