Kabut di Gunung

 

fog mountain.jpg

 

Ketika kubuka mataku, sore sudah menyelesaikan tugasnya. Tinggal sesaat lagi maka  kegelapan akan menyelimuti gunung ini.

Kabut perlahan turun menemani terbitnya bulan.

Aku berjalan sendiri menuju mentari tenggelam. Hatiku dingin sedingin malam ini.

Tak kulihat apapun atau siapapun hanya kepulan kabut melayang malas.

Berada dalam kesendirian dan kesunyian, kurasakan kepasrahan pada kehidupan. Aku tak dapat mengubah segala sesuatu yang terjadi di luar kuasaku. 

Kemarahan, kesedihan, putus asa dan perasaan dikhianati perlahan melayang pergi.

Biarlah segalanya tetap menjadi rahasia kehidupan.

Dan aku terus berjalan ke atas gunung dan  tak kutemui seorangpun.

Hanya aku ditemani diriku sendiri.

 

—Ineke H—

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s