Lingkaran Kau dan Aku

Sudah terlihat kekacauan di depan sana dan bendera merah sudah berkibar, dan kita mengabaikannya, seperti kita mengabaikan semua kebohongan.

Terlena keindahan masa lalu yang dikaburkan dengan masa depan impian dan keyakinan bahwa segalanya akan tak kan sama kali ini.

Lamunan kau dan aku yang dipercaya bahwa kali ini adalah milik kita.

Memenuhi kepala kita seperti kunang-kunang yang beterbangan panik.

Padahal kau dan aku tetap di tempat yang sama, patah dan bingung menatap pada kenyataan yang tak pernah indah seperti masa lalu.

Kau dan aku saling mencinta, kau dan aku sakit, kau dan aku kehilangan.

Kau dan aku lupa untuk hidup dalam kenyataan, untuk belajar dan untuk bertumbuh.

Kau dan aku hidup tapi hanya hidup dalam lingkaran kenyataan yang tak pernah mau kita sadari.

 

—Ineke H—
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s