Tentang Takdir

Berhembus takdir yang akan menentukan langkah, seperti bunyi burung cuit yang sudah menghitung akhir dengan berputar-putar di atas atap rumah. Semua sudah pasti. Tinggal pandai-pandailah menggunakan hari demi hari.

Kenangan lalupun sudah tergulung oleh untaian air mata dan sesal yang tak berkesudahan, dengung alarm nurani yang selalu mengisyaratkan dan lalu diabaikan setiap saat, meski logika mengatakan ya hati ngotot mengatakan tidak.

Telah disiapkannya gundukan kisah yang ditulis dengan darah dan hela nafas satu-satu bersama dengan makam kosong tempat nantinya dikuburkan sebuah duka yang dibungkus kebohongan tak kasat mata dan di atasnya ada ketegaan yang mengherankan.

Hingga mentari dan bulan takkan pernah bersinar lagi karena tertutup oleh awan mendung penuh dengan kesedihan dan kedukaan. Perjalanan panjang kedukaan yang sepi dan tak terbantahkan, hanya dapat hilang bersama terucapkannya sebuah nama. 

Meski doa tak lelah diucapkan, hingga hati demikian patah dan tak ingin lagi bergantung pada apapun.

Sederhananya sebuah hati diperumit oleh waktu hingga hilang sudah kesederhanaan yang didambakan sejak dulu dan dipercayai sebagai kekuatan.

Hanya satu yang pasti tentang takdir, bahwa bila takdir sudah ditentukan, maka terjadilah, meski dengan menjalani kesakitan dan kehampaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s